Mungkin aku tiada lg di hatinya. Mungkin jemu telah mengaut seluruh ruang hatinya dari membenarkan walau secebis memori indah bersamaku bertahta di hatinya, di jiwanya, di raganya, di mindanya hatta di matanya jua aku telah tiada... jika itu benar, izinkan semuanya pergi sepantas mungkin dr segala ruang lingkup hidupnya biar aku walau sesaat pun tidak akan pernah wujud kembali dalam hidupnya. Dan bila saat itu terjadi Tuhan izinkan aku berteduh dalam rimbun makfirahmu mencari secebis kekuatan untuk kuteruskan perjalanan panjang ini sendirian. Tanpa kasih tanpa cinta. Yang ada hanya luka pedih dan kenangan tawar menemani sepanjang perjalanan hidupku. Aku juga bisa merasa jemu.. jemu dengan kedinginan ikatan ini ibarat kopi dingin tanpa gula, hanya ada kepahitan dan kehambaran. Tidak enak ditelan malah tidak bisa menghangatkan. Mungkin bila jasadku hilang dari pandangannya... suatu saat mungkin bayang-bayangku bisa bermain di matanya untuk mengenang sisa-sisa cinta yang aku tinggalkan bersamanya. Aku berdoa moga bila saat itu tiba, hanya yang tinggal adalah keindahan kenanganku bersamanya terus bersemadi sampai akhir hayatnya. Biar kenangan itu menjadi tugu cinta kita selamanya...


No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.